Ini adalah tutorial kedua dari seri development board DevDuino. Tutorial pertama dapat dibaca di sini. Pada tutorial ini akan dibahas cara melakukan setup IDE Arduino untuk melakukan pemrograman terhadap DevDuino. Berikut ini adalah langkah-langkahnya:

  • Pertama, unduh terlebih dahulu IDE Arduino pada situs Arduino.cc

  • Setelah mengunduh IDE Arduino, Anda bisa mengekstraknya pada direktori yang diinginkan atau melakukan instalasi menggunakan script yang tersedia pada arsip IDE Arduino yang telah Anda unduh tersebut.

  • Selanjutnya, unduh pustaka DevDuino yang nantinya akan digunakan. Pustaka tersebut dapat diunduh di situs DevDuino

  • Jalankan IDE Arduino, lalu pilih menu Tools -> Board -> Arduino Leonardo.

  • Setelah itu, hubungkan development board DevDuino ke komputer menggunakan kabel micro USB dan pada IDE Arduino pilih menu Tools -> Port -> COMx (Arduino Leonardo) ,dimana COMx adalah port dimana DevDuino terhubung.

  • Kemudian kita akan menambahkan pustaka DevDuino yang telah diunduh pada langkah ke-3 di atas. Caranya adalah dengan memilih menu Sketch -> Include Library -> Add ZIP Library, lalu browse ke direktori dimana Anda menyimpan arsip devduino.zip yang telah diunduh pada langkah ke-3.

  • Selanjutnya, Anda dapat mulai bereksperimen dengan melakukan kompilasi pada kode sumber contoh yang disertakan pada pustaka DevDuino. Pilih menu File -> Examples -> DevDuino -> 06-Temperature pada IDE Arduino.

  • Pilih menun Sketch -> Verify/Compile atau tekan Ctrl-R pada keyboard untuk melakukan kompilasi/verifikasi.

  • Akan muncul pesan error seperti ini:

    In file included from /home/esec2/Arduino/libraries/devduino/src/devduino_MAX30102.cpp:1:0:
    /home/esec2/Arduino/libraries/devduino/src/devduino_MAX30102.h:4:10: fatal error: arduino.h: No such file or directory
     #include <arduino.h>
              ^~~~~~~~~~~
    compilation terminated.
    exit status 1
    Error compiling for board Arduino Leonardo.
    
  • Untuk memperbaiki error tersebut, cukup edit file devduino_MAX30102.h dan ubah baris berikut ini:

    #include <arduino.h> // dari ini
    ...
    #include <Arduino.h> // menjadi ini
    
  • Lakukan kembali kompilasi dengan menekan tombol Ctrl-R pada keyboard. Maka proses kompilasi pun akan berhasil dengan pesan seperti ini:

    Sketch uses 13280 bytes (46%) of program storage space. Maximum is 28672 bytes.
    Global variables use 1530 bytes (59%) of dynamic memory, leaving 1030 bytes for local variables.
    Maximum is 2560 bytes.
    
  • Langkah terakhir adalah melakukan upload firmware yang baru tersebut. Caranya adalah dengan memilih menu Sketch -> Upload atau dengan menekan tombol Ctr-U pada keyboard. Setelah proses upload berhasil, maka kita dapat membuat firmware sendiri.

Sekian tutorial singkat kali ini, semoga bermanfaat. Terima kasih kepada Allah SWT, dan Anda yang telah membaca tutorial ini.