Jadi pas awal-awal belajar mancing (fishing), saya pikir "ah, kayaknya simpel, tinggal pasang kail di senar, lempar terus tunggu sampai dimakan ikan". Ternyata, tidak semudah itu ferguso. Memancing ternyata sangat luas jangkauannya, sampai melibatkan NASA. Iya, NASA. Hal pertama yang saya lakukan saat belajar mancing adalah membeli reel atau dalam bahasa Indonesia adalah gulungan pancing. Karena waktu itu saya masih minim pengetahuan, saya beli saja ukuran 4000, yang akhirnya saya sadar jika ukuran itu sebenarnya termasuk medium atau tergolong besar untuk spot mancing saya. Selain itu, saya membeli senar monofilament (nylon) dengan pound test 15lb. Walaupun ukuran tersebut cocok untuk reel yang saya beli, ternyata ukurannya juga terbilang medium dan relatif cukup besar untuk ikan target yang ingin saya pancing.

Dari kesalahan tersebut, saya akhirnya belajar lebih banyak soal memancing yang baik dan benar dari beberapa rekan pemancing profesional di negeri sakura dan akhirnya saya kagum dengan embel-embel teknologi yang digunakan hanya untuk mancing. Belajar mulai dari berbagai jenis hook (mata kail), misalnya worm hook, circle hook, octopus hook, j-hook, dengan beragam variasinya misalnya tipe offset dan tipe custom dari pabrikan tertentu dengan bermacam jenis kekuatan (2x strong, 3x strong, 4x strong, dll). Ukuran hook mulai dari nomor 20, 18, 16, 14 hingga 9/0. Berbagai ukuran reel, mulai dari 500 hingga massive 20000, dan beragam variasinya mulai dari shallow spool, deep spool, compact, double handle, screw in handle, power gear, high gear, eXtremely high gear. Belum lagi beragam tipe reel seperti spincast reel, spinning reel, baitcasting reel, overhead reel, underhead reel (ya, jigging master bikin tipe ini), fly reel. Lanjut jenis tali pancing berdasarkan bahannya. Ada nylon monofilament, fluorocarbon, braid, bahkan kevlar (untuk assist line) dan beragam variasinya. Beragam knot/simpul yang bisa digunakan juga akan membuat Anda pusing pada awalnya, misalnya untuk memilih knot yang cocok untuk menyambung mainline ke leader, atau untuk digunakan pada berbagai macam rig.

Teknik memancing juga ada beragam, ada casting, jigging, popping, eging, bottom fishing, fly fishing, tenkara, tanago, dll dengan beragam jenis rig yang bisa digunakan serta jenis umpan yang dapat digunakan pula. Ada metal jig, crackbait, jerkbait, softplastic, popper, wakebait, dan yang cukup sering digunakan di Jepang yaitu kabura, inchiku dan tenya.

Khusus untuk teknologi, ada banyak teknologi yang terbilang modern yang digunakan oleh produsen alat pancing. Misalnya teknologi tali pancing jenis braid dengan beragam jumlah lilitan (x3, x4, x8, x9 dll), dan variasi coating yang digunakan. Khusus untuk rod/joran, ada berbagai bahan yang digunakan, mulai dari bambu (iya bambu, untuk memancing jenis tanago), fibreglass, graphite, hingga carbon fiber. Demikian pula ring guide dan reel seat yang terpasang pada rod/joran. Ada beragam teknologi dan meterial yang digunakan, misalnya Fuji ring guide yang menggunakan SiC (Silicon Carbide). Tahukah Anda bahwa SiC juga digunakan pada industri semiconductor? v(^_^)

Khusus untuk reel, produsen besar menggunakan istilah-istilah yang aneh untuk teknologi (khususnya komposit) yang mereka gunakan. Misalnya Ci4+ dan hagane yang digunakan oleh pabrikan Shimano, atau Zaion dan Magseal yang digunakan oleh Daiwa. Khusus untuk Magseal, seperti yang telah saya tuliskan pada awal tulisan ini, teknologi tersebut sebenarnya dikembangkan oleh NASA dan bisa dilihat implementasinya pada reel Daiwa di video ini. Sebagian reel juga menggunakan aluminium tipe 7075 yang biasa digunakan untuk industri pesawat terbang dan tergolong kuat serta tahan korosi. Selain itu, untuk beberapa jenis bearing yang digunakan pada reel custom juga menggunakan material berbahan zirconia (ZrO2) yang dikenal dengan istilah ceramic bearing yang tahan korosi dan putarannya sangat lancar dan lebih baik dibandingkan bearing jenis stainless steel. Oh iya, khusus untuk bearing ini terdapat standar/tingkatan/skala kualitas yang disebut ABEC.

Khusus untuk umpan, ada berbagai jenis bahan juga, dan yang akhir-akhir ini cukup trending adalah penggunaan tungsten untuk pemberat menggantikan lead (timbal).

Sekian dulu tulisan kali ini, kapan-kapan saya lanjutkan. Salam tight lines .